Archive for Creative and Innovation class

Kulkith, the next leading shoes company

well, welcome again to my blog.

today, i’ll introduce you to “KULKITH”, a creative industry in Indonesia. it offers shoes using traditional fabric, which is BATIK.  it’s an emerging industry in Indonesia and it has a big potential to develop further for the mean time.

so, here it goes.


1.Value Proposition

The value proposition of Kulkith is “Shoes using traditional fabric with high quality and unique characteristics”. Unlike other shoes that using printed traditional fabrics, Kulkith uses handmade traditional fabric, such as “batik tulis”, etc. Other than that, Kulkith also limits its products so the products become prestigious. Kulkith uses high quality materials to make the product.

2.Strategic Partners

There are three main strategic partners of Kulkith, which are:

  • Fashion bloggers

Kulkith gives out its product to fashion bloggers to be promoted in their blogs. It is a way to promote the product.

  • Smesco

Smesco is a unit consists of SME (Small Medium Enterprises). Kulkith is listed in Smesco website. If there is any national or international exhibition that requires shoes product, or traditional based product, Smesco will let know Kulkith and offer the chance to join the exhibitions to Kulkith.

  • Suppliers

Kulkith has several suppliers to support the making process of the product. In addition, Kulkilth has a special fabric supplier who makes the fabric by handmade. Seventy percents of the fabrics came from the special fabric supplier.

3.Key Activities

  • Design

All the designs of Kulkith’s products are made by the owner itself, Agnes.

  • Marketing

Kulkith promotes its products by using social networks, such as twitter and facebook. Other than that, Kulkith also promotes its products by using blogs, especially from fashion bloggers. Up until now, Kulkith only use no charge promoting media. There is no tendency to promote in printed media.

it’s better if Kulkith wants to promote through fashion magazines so it can expand the ability to reach the market itself.

  • Manufacture

Kulkith hires four persons to make the shoes. These persons are professional in shoes making line and they come from Cibaduyut

4.Key Resources

  • Labors

There are 4 labors who worked for Kulkith. They are shoes maker that came from Cibaduyut.

  • Distribution partners

There are two main distribution partners. One is in Kuala Lumpur, Malaysia, and the other one is in Bandung. The distribution partners are responsible to distribute the orders that are made from online shop.

the online shop needs to be more responsive to fulfill all the demand and it is better to have store chains in and out of the country.

  • Fabric Suppliers

There is special fabric supplier who made all the fabrics by handmade. Seventy percent of fabric materials are fulfilled by this fabric supplier. The rest of fabric materials are came from other fabric suppliers without any special work relationship.

5.Customer Segment

The target market of Kulkith is women, between 17-25 years old, especially college students. Nowadays, Kulkith’s target market widen to career woman.

6. Customer Relationship

Since the life cycle of product in Kulkith is quite short, Kulkith will give out discounts for last season products since the size range is not complete anymore.

7.Distibution Channels

  • Kuala Lumpur partner

The distributor partner in Kuala Lumpur handles all the orders that came from Kuala Lumpur. Kulkith will send all the orders to this person and he/she will distribute all the orders in Kuala Lumpur. The objective of this process is to reduce the delivery cost.

  • Geulis

Geulis is a store that sells fashion products in Grand Indonesia, Jakarta. Kulkith gives its product to Geulis to be sold there, but the label is still Kulkith.

  • Store

There are two types of store. The first one is main store, which is located in Owners’ house, and the second is online store (www.kulkithshoes.com). Now, Kulkith is more focusing in online store.

8.Cost

These are the sources of cost in Kulkith:

  • Labors

Kulkith needs to pay the salary of its worker.

  • Delivery

There are charges have been made because Kulkith delivers the products to the customers who order the products from online store.

  • Website

There is yearly payment that needs to be paid because of using server host.

  • Manufacturing

All the materials, such as fabrics, leather, ect, become the main costs of Kulkith’s revenue stream.

9.Revenue

  • Exhibitions

National and international exhibitions become additional revenue sources for Kulkith since Kulkith can sell its products there.

  • Main store

The main store of Kulkith is in Owner’s house. Customers can come to the store and buy the products.

www.kulkithshoes.com is the address of Kulkith’s online store. Customers can place their order in that website.

  • Retail store

Geulis in one of the retail store that make a special partnership with Kulkith. Geulis helps on selling the products of Kulkith

in further, it is the best if Geulis has its own brand stores in main cities in Indonesia and other countries.

CONCLUSION:

Kulkith has a big potential to become the lead company of shoes using BATIK in all over the world. it serves shoes with good quality, unique designs, and affordable price.

that’s all about KULKITH, the emerging shoes company in Indonesia which has a big potential to go international.

KULKITH, keep on fighting!

Priska J.R. Siagian

WRITING? IT IS “UNEXPECTEDLY” FUN

annyong….annyong….

well, writing? THAT’S MY HOBBY ACTUALLY. But, WRITING YOUR COURSES THROUGH BLOG? well, that’s a new thing.

sebelum memilih matkul CI, saya melakukan sesi tanya2 dulu ke temen-temen saya.

Saya (S): eh, CI asik ga sih?

Teman(T): asik kok, cuman nulis-nulis doang.

mendengar perkataan teman-teman saya, tentu saya tertarik dengan CI, slain memang saya ga tau mau ngambil mata kuliah apa lagi. haha.

hobby saya memang dari SMP adalah menulis (especially short fictional stories). But, the first thing in my mind after i take this course at the first time is “writing for courses, even in a fun way, IT’S NOT AN EASY THING TO DO”

pertama kali saya ngepost, saya bingung! pertama, karena saya TIDAK PERNAH NGEBLOG sebelumnya. yang kedua, saya bingung mau nulis apa karena saya memikirkan tulisan ini bukan untuk FUN, tapi untuk NILAI TUGAS.

dengan pola pikir tersebut, flow for writing saya betul-betul ke block! sial!

takut nulis ini itu, kadang ngerasa jokenya garing mampus, dll.

slain itu, kadang kita pusing harus nyari gambar yang cocok, flow tulisan yang cocok, dll.

but, after the second post, i’m kind of feeling the rhythm of writing assignments in blog. mulai deh hal-hal yang ngeblok otak itu hilang satu persatu. hahahaha.

ternyata fun loh nulis di blog, walaupun tentang pelajaran.

ini nih beberapa point yang membuat saya merasa senang nulis tugas di blog:

1. pelajaran yang kita pelajarin itu “JAUH LEBIH MASUK OTAK” secara kita menuliskan kembali dengan cara kita dan dengan pengertian kita sendiri.

2.kita bisa memasukkan gambar-gambar atau video yang dapat mendukung “cerita” kita tersebut. FUN kan? hahaha.

3. kita bisa sekaligus sharing mengenai apa yang kita pelajarin dengan orang-orang lain (netizens). it’s a fun thing to share something, right?

nah, tapi ada sih kekurangan dari nulis di blog, yaitu GODAAN BESAR BGT GENG UNTUK LIAT-LIAT WEBSITE LAIN YANG TIDAK BERHUBUNGAN DENGAN TUGAS SAYA. hahahahahaha.

ADIOS…

Priska J.R. Siagian

The newest TV station is in the house!

annyong guyss…..pie kabare? tetap mantabs kan? hha.

this post will be dedicated for a wild dream of making a TV station, especially for kids! yahoo…saya merasa kasihan dengan anak-anak zaman sekarang yang cuma disuguhi oleh  acara-acara gosip, sinetron “close up muka tiap detik”, sinetron dubbing geje, dan acara musik yang ………… ya gitulah.

so here’s the SUPERKIDS TV….jengjengjeng…

nah, gini nih business modelnya.

1. value proposition

TV station khusus untuk anak-anak dengan acara yang berkualitas dan interaktif yang dapat meningkatkan kecerdasan, kreativitas, dan daya imajinasi anak. jadi semua acara yang ada di SUPERKIDS TV hanya didedikasikan untuk anak-anak. jadi TV station ini aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak walaupun tanpa pengawasan orangtua.

2. core capabilities

kegiatan-kegiatan yang ada di SUPERKIDS TV adalah:

-broadcasting acara-acara interaktif untuk anak-anak.

– menayangkan cartoon films dari luar negeri dan dalam negeri.

-variety show untuk anak-anak.

hal- hal tersebut didukung dengan adanya broadcasting team dari SUPERKIDS TV yang merancang segala program di SUPERKIDS TV

3. partner network

yang bekerjasama dengan SUPERKIDS TV adalah:

-CABLE TV such as Nickelodeon, Disney Channel, yang memang menayangkan acara-acara yang khusus untuk anak-anak. CABLE TV berperan dalam menjual lisensi acara-acara yang mereka punya.

-PH (production house) yang berperan dalam menyediakan acara-acara, variety show, yang khusus untuk anak-anak. acara-acara tersebut berguna dalam meningkatkan kreativitas dan intelektual anak-anak selaku penonton acara tersebut.

-staff dari SUPERKIDS TV

4. distribution channel

SUPERKIDS TV akan direncanakan untuk ditayangkan lewat national TV. jadi ga perlu tuh pake TV cable. Artinya, seluruh anak-anak dapat menonton dengan leluasa dan bebas.

Selain lewat national TV, acara-acara di SUPERKIDS TV juga bisa ditonton dengan cara streaming via website SUPERKIDS TV

5.customer relationship

SUPERKIDS TV mempunyai club sendiri seperti konsep ‘DISNEY CLUB”. anak-anak dapat bergabung dalam club tersebut sesuai dengan rentang usianya. dengan bergabung dalam “SUPERKIDS TEAM”, nama dari SUPERKIDS TV club, para anggota bisa mengikuti kegiatan-kegiatan outdoor, nonton bareng, dan setiap bulannya mendapat buletin jadwal acara SUPERKIDS TV. dengan bergabung dalam “SUPERKIDS TEAM”, para anggota juga mendapat diskon-diskon khusus member di berbagai toko dengan segment anak-anak seperti KIDS STATION, dll.

6.customer segment

Target dari SUPERKIDS TV adalah anak-anak Indonesia, baik laki-laki maupun perempuan, yang berumur 4-14 tahun, baik yang bersekolah maupun tidak.

7. Revenue stream

sumber revenue dari SUPERKIDS TV adalah dari iklan-iklan yang masuk ke SUPERKIDS TV dan sponsor-sponsor acara TV.

8. Cost

ada revenue, pasti ada cost dong. sumber pengeluaran SUPERKIDS TV adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli lisensi cartoon, untuk acara variety show, membayar gaji pekerja, maintenance website, dan advertising.

so, that’s the business model of SUPERKIDS TV. hopefully i can make it in the future. hha.

ADIOS..

Priska J.R. Siagian

DOCOMO…DOCOMO…TEMAN BAIKKU *kayaknya salah

yaw..yaw…halo lagi semuanya….bagaimana kabar anda sekalian? semoga masih bernyawa ya…=)

di post kali ini, saya ingin share tentang DOCOMO, video yang sukses slalu bikin saya iri.

http://www.youtube.com/watch?v=LpTHBZOEtQc&feature=player_embedded

see, ngiri ga sih? berasa ga mungkin hal-hal ini terjadi?

well guys, everything starts from a dream, even something you say might cannot happen. there’s nothing wrong to dream big, as it’s the first step to achieve higher level of life.

fasilitas-fasilitas yang kita nikmati sekarang juga dulunya dianggap mustahil oleh orang-orang zaman dulu.

orang-orang zaman dulu mungkin berpikir bahwa tidak mungkin manusia bisa terbang, dll.

senjata utama dalam menyebabkan hal-hal ini terjadi adalah MIMPI dan senjata pelengkapnya adalah KREATIVITAS, USAHA, dan INOVASI.

dengan adanya keempat hal tersebut, anything can be conquered.

sama seperti penemu-penemu zaman dulu yang bermimpi besar dan menemukan hal-hal yang dapat kita nikmati sekarang.

misalkan sekarang saya bermimpi saya bisa teleportasi kemana saja, itu bukan berarti i’m ridiculous, but i’m dreaming big. siapa tahu saya jadi penemu alat teleport? hha. world is just getting smaller guys, even it’s fit in your hand, just grab it tight.

ADIOS

Priska J.R. Siagian

Lesson Learn Adi Panuntun and the questions

Hallo semua, lama tak bersuo. Bagaimana kabar anda sekalian? Kabar TA saya belum ada kemajuan sama sekali #loh,ga nyambung #trendtanyakabarTA #TAsayabelummulaisamasekaliloh.

Post kali ini saya dedikasikan untuk lesson learn dari guest lecture minggu lalu, which is kak Adi Panuntun (follow his twitter, @adipanuntun), dan tugas-tugas pertanyaan yang diberikan oleh beliau.

mari kita intip dulu daftar pertanyaan dari kak Adi Panuntun.

1. Help us to think about changes in the retail marketplace over the next 10 years and how we should response. Suppose there are 2 different classes to tackle the issues:

Traditional business strategy class

Innovation and design class

Will they do differently to answer the challenge?

2. hubungkan antara buah apel dengan board marker (spidol).

sebelum membuat lesson learn, mari kita bahas bersama-sama mengenai kedua pertanyaan tersebut.

Help us to think about changes in the retail marketplace over the next 10 years and how we should response. Suppose there are 2 different classes to tackle the issues:

Traditional business strategy class

Innovation and design class

Will they do differently to answer the challenge?

Di pertanyaan ini, jelas-jelas ada kata “help us to think”, jadi wahai para pembaca blog saya, marilah kita sama-sama memikirkan solusinya dan berikan feedback ke kak Adi. Hahaha.

As for me, both of the classes will give different results to the issue. Kalo ternyata hasilnya sama saja kan, ngapain juga coba dibagi-bagi menjadi dua gitu. Bener ga? #berpikirterlalurealistis #masihstresssoalTA

Kembali ke topic. Kalo untuk saya sendiri, saya lebih setuju dengan innovation and design class untuk menjawab issue ini. Kenapa? Karena perubahan itu adalah hal yang mutlak/pasti. Retail market akan berubah secara dinamis tiap tahunnya dengan cepat. Untuk mengikuti perubahan ini, kita perlu melakukan yang namanya innovasi. Desain disini “menurut saya loh” merujuk pada cara berpikir desain yang tidak terbatas dengan limitation yang ada. Pola pikir traditional business strategy sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang secara traditional business strategy itu agak kaku dan kesannya memakan waktu yang lebih lama dibandingkan innovation and design dan kurang reaktif dalam mengatasi perubahan-perubahan yang ada nantinya apalagi terkadang format dari business strategy membuat suatu limitation dalam berpikir.

Nah, untuk soal kedua.

hubungkan antara buah apel dengan board marker (spidol).

This is a weird question, actually. Ini maksudnya board marker yang bakal dikeluarkan oleh Apple Inc.? hha. Yah, anggap sajalah begitu. Jadi misalkan Apple mengeluarkan sebuah product baru dengan kategori boardmarker, yah misalkan saja lah namanya iMarker (wow, terdengar keren juga ternyata. Gimana om Steve Jobs? Tertarik untuk mengeluarkan produk ini?), kira-kira apa ya kegunaannya?

 

Hmmm.. setelah berkontemplasi subuh-subuh begini, kegunaan dari iMarker yang paling sesuai terinspirasi dari kemageran saya sebagai seorang mahasiswa, which is bikin catatan sewaktu dosen menulis di board. Jadi, apabila dosen menulis di board dengan menggunakan iMarker, maka tulisan tersebut akan akan tersimpan secara digital di computer atau laptop. Keren kan? Engga harus waktu pelajaran, ini bisa berguna ketika dalam rapat ada yang menuliskan ide-ide dengan spidol di kertas presentasi atau papan tulis, semuanya bisa tersimpan dalam bentuk digital secara langsung. iMarker akan membantu kita dalam menyimpan semua ide yang kita buat ketika kita sedang brainstorm atau hanya bertukar pikiran dengan orang lain. Dengan begitu kita bisa bebas berkreasi dan menghasilkan ide-ide tanpa harus takut akan lupa atas ide-ide tersebut karena iMarker akan membantu kita dalam menyimpan ide-ide tersebut secara langsung. Engga harus tulisan, iMarker bisa menyimpan apapun yang dihasilkan oleh penggunaan iMarker tersebut di bidang tulis apapun.

Kalo iMarker ini beneran diproduksi, kira-kira taglinenya bakal gini:

Release your creativity side.

Uwauww, taglinenya sungguh menjual. Hha. Sekian pendapat saya mengenai hubungan buah apel dan board marker.

Nah, sekarang saya akan membuat lesson learn dari guest lecture yang kemarin, tak lain tak bukan kak Adi Panuntun. Berikut profile beliau

Muhammad Adi Panuntun

Muhammad Adi Panuntun (b. 1978) is CEO of PT Sembilan Matahari. The company recently produced its first feature film, Cin(T)a, a love story between two young people of different religion and ethnic group, to be screened in UK, Australia, Malaysia, and Thailand and yet became a box-office movie at Blitzmegalplex cinema network Indonesia. Sembilan Matahari through its Sembilan Matahari University, a community interest university together with ITB along with filmmaker and video artist communities in Bandung are now creating a sustainable ecosystem interface of knowledge exchange that connects between organizations, structures, and constructs interdisciplinary understanding through partnership across the media, arts and technology sectors. Working with the British Council in building up collaborations, which support the expression of creativity through the physical and natural environment of the city in transforming public space project. In 2010 Adi was awarded as Young Inspiring Creator (Indigo Awards) by TELKOM Group (an international leading telecommunication company based in Indonesia).

Jadi minggu lalu kita dapat kesempatan untuk menambah pengetahuan kita tentang Design Thingking. Jadi intinya, pola piker Design Thinking itu sangat penting untuk bisnis zaman sekarang. Design thinking itu jauh lebih flexible dan effective dibandingnya business strategy yang biasa.

Kak Adi juga mengajarkan kita supaya kita tidak terbatas pemikirannnya dalam menghasilkan. Jangan takut salah, jangan takut apa komentar orang lain, yang penting keluarkan aja apa yang ada di otak kita. Jangan terbatas dengan pandangan-pandangan yang ada, dan jangan terbatas juga dengan aturan-aturan yang ada. Berikut gambaran mengenai proses dari design thinking.

Intinya:



Proses ini fokus pada human experience.

Sebagai contoh, kak Adi memberikan kita contoh dari Teh Botol Sosro dan Aqua. Yes, both of them are the top of mind in public. Setelah kak Adi sharing kemarin, benar-benar kebuka pemikiran bahwa hal yang biasa aja bisa jadi luar biasa dengan design thinking. Kayak Teh Botol Sosro dan Aqua, sebenarnya itu adalah cuma teh manis dan air putih dalam kemasan botol. Dalam zamannya, produk ini dicerca karena tindakan mengemas minuman dalam kemasan botol merupakan tindakan yang tidak lazim. Tapi sekarang, kedua produk tersebut merupakan produk yang sangat kuat powernya dalam pasar.

So, who wants to implement with design thinking right now? I do.

Priska J.R. Siagian

19008143

Bandar Korea

and the award of “Most innovative company” goes to…[tugas UTS]

Yak, di post kali ini, yang saya akan bahas adalah perusahaan paling inovatif (tetap menurut versi saya). Mengapa menurut versi saya lagi? Ya, jelas karena ini blog saya. Hahaha. #gajelasgara2mauUTS. Nah, and the award of “most innovative company” goes to…..eng ing eng……APPLE….plok plok plok. Selamat buat APPLE  sudah memenangkan award “most innovative company”. Hadiahnya adalah voucher makan di warteg sebelah. Hahaha. Bercanda garing. Meh.

Okay, back to topic. Mengapa saya memilih Apple menjadi the most innovative company? Alasan-alasannya akan saya jelaskan dalam beberapa part, dibagi berdasarkan teknologi, proses, produk/jasa, dan model businessnya.

Mari kita mulai perbacotan ini. Hhe

Teknologi

Pada dasarnya, Apple menghadirkan produk dengan teknologi terbaru yang memberikan kemudahan bagi penggunanya secara maksimal. Grafis yang dihadirkan juga sangat baik dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan lain. Intinya, Apple menghadirkan teknologi sekaligus keindahan. Jarang-jarang kan ada perusahaan seperti itu? Hhe.

Selain memberikan keindahan dalam bentuk desain, teknologi, dan grafis, produk-produk Apple juga didesign dengan daya tahan yang oke. Memang sih, pembeli perlu membayar lebih mahal untuk menikmati teknologi Apple, tetapi “menurut saya” itu sangat ‘worth it’.

Proses

Dalam proses menghasilkan ide inovatifnya, Apple bisa dikatakan mengeluarkan usaha yang luar biasa. Bisa dikatakan”really good ideas wrapped up in other really good ideas” #apacobamaksudnya

Segala usaha itu dilakukan untuk menghilangkan ambigu-ambigu yang ada supaya nantinya Apple tidak perlu menghabiskan waktu untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada setelah produknya keluar.

Orang-orang di perusahaan Apple melakukan segala pekerjaan dengan kebebasan yang tidak dikekang. Mereka bebas mengeluarkan ide apa saja dan membuatnya menjadi prototype. Kemudian para senior manager akan mengatakan keinginan mereka dan para designer dan engineer akan berusaha mewujudkannya, tidak peduli apapun caranya. Untuk mewujudkan hal-hal tersebut, para designer dan engineer mengeluarkan bermacam-macam prototype sehingga mereka menemukan apa yang mereka inginkan.

Simpel bukan proses pembuatannya? Hha. Berbeda dengan perusahaan lain yang terkadang terkukung dalam berkreasi, Apple mengharuskan pekerjanya untuk “berpikir dengan cara gila”.

Produk/jasa

Produk Apple merupakan produk yang sangat inovatif. Salah satunya adalah ipod. Sebelum Apple mengeluarkan ipod, persebaran mp3 merupakan sesuatu yang tidak baik. Hal ini disebabkan karena mp3 menyebabkan pengurangan pendapatan terhadap music production. Apple mengeluarkan mp3 player yaitu ipod/itouch sebagai salah satu hasil inovasi dari perusahaan ini. Ipod/itouch menyebabkan mp3 menjadi salah satu sumber pendapatan bagi music production dan apple sendiri. Dengan mengunduh mp3 dari itunes store, pengguna ipod/itouch dapat menikmati musik favorit mereka dengan biaya yang lebih murah daripada harus membeli albumnya. Music production juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan penjualan mp3 dari music-musik yang ada.

Ipad juga merupakan salaha satu inovasi terbaru dari Apple. Ipad bisa digunakan sebagai e-book reader yang lebih memudahkan para customer untuk membaca buku-buku yang mereka suka dimana saja tanpa perlu membayar mahal dengan membeli buku-buku yang mereka suka, tetapi mereka bisa membeli versi e-booknya. Dengan begitu mereka juga tidak perlu repot-repot untuk membawa buku yang mereka ingin baca kemana saja karena dengan adanya ipad, mereka dapat menyimpan semua data e-book yang mereka inginkan di dalam ipad.

Business model

Kira-kira business model dari Apple itu begini.

Yang menjadi inovasi adalah customer relationshipnya. Para pembeli dapat menukarkan produk apple mereka ke apple store dan dengan menambah sedikit uang, mereka bisa mendapatkan produk apple terbaru. Selain itu, orang-orang dapat membeli aplikasi-aplikasi untuk produk Apple mereka ataupun mp3 di itunes store. Ini merupakan inovasi menarik dari Apple.

 

Nah, itulah kira-kira overview alasan saya memilih Apple sebagai “most innovative company”. Panjang dan tidak menarik bukan? Yah, saya juga merasa begitu. Okeh, tanpa panjang bacot-bacot lagi, saya akhiri post saya yang didedikasikan untuk UTS ini. Sekian dan chao.

 

 

 

Priska J.R. Siagian

Bandar Korea

 

P.S: ada yang mau beliin saya Ipad2? yang mau beliin, saya doain masuk surga. amin.

“most innovative product” award goes to (masih versi saya)

Produk paling kreatif? Paling inovatif? Wah, menurut saya produk yang mencakup kategori tersebut adalah pembalut wanita. Ya, benar sekali, pembalut wanita. Kedengarannya aneh bukan? Tapi pembalut wanita merupakan salah satu penemuan terbesar (versi saya ya) tapi sayangnya tidak segitu terkenalnya di mata masyarakat. Pembalut wanita yang saya maksud disini adalah pembalut wanita yang sudah modern ya.

Sebenarnya pembalut itu sudah ada dari abad ke-10. Tapi orang-orang dulu itu memakai bantalan yang dijahit atau celemek menstruasi. Kalo para Eskimo, katanya menggunakan kulit kelinci (hueks, apa rasanya tuh?) trus di Uganda memakai papirus. Astaga, engga enak banget kan jadi wanita zaman dulu?

Untungnya dengan seiring berjalannya waktu, pembalut wanita jadi semakin nyaman  dan higienis. Ga kepikiran deh gimana caranya orang-orang dulu mendesain produk ini. Oleh karena itu, menurut saya ini adalah produk paling inovatif karena kembali lagi ke pengertian saya sendiri mengenai kreatif (menyelesaikan suatu masalah dengan cara out of the box). Jelas sekali bahwa hadirnya pembalut wanita itu mengatasi permasalahan menstruasi wanita yang datang setiap bulannya. Hasil dari kreatif ini merupakan inovasi. Nah, berarti kesimpulannya pembalut wanita itu inovatif (apa sih? Ribet ngomongnya).

Jadi kesimpulannya “best innovative product” versi saya goes to PEMBALUT WANITA MERK APAPUN. Plok plok plok. Selamat bagi pemenang. Terima kasih atas perhatiannya . chao.

 

 

 

Priska J.R. Siagian

Bandar Korea

 

 

Relationship between Creative and Innovation (baik-baik aja ga sih mereka?)

Menurut saya sendiri, kreatif itu adalah menyelesaikan suatu masalah ataupun membuat sesuatu yang baru dengan cara pikir yang berbeda dengan orang-orang lainnya. supaya keren, kita sebut saja dengan cara berpikir “out of the box”.

Kalau begitu, bagaimana dengan inovasi? Menurut pendapat saya, inovasi merupakan hasil dari suatu cara berpikir kreatif. Ketika orang berpikir secara kreatif, baik dalam membuat sesuatu ataupun menyelesaikan masalah, maka hasil dari tindakannya tersebut merupakan inovasi.

Contoh yang gampang dimengerti untuk mengilustrasikan pengertian saya ini adalah produk Apple “itouch”. Ketika mp3 menjadi masalah karena dianggap merugikan produsen musik, Apple mengatasi masalah ini dengan cara kreatif, yaitu membuat “ipod”, music player yang berbasis mp3. Ipod ini sendiri yang saya sebut sebagai sebuah inovasi.

 

Nah, sekian bacot saya mengenai kreatif vs inovasi. Ternyata mereka saling berhubungan kok. Tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Cieh.

Terima kasih sudah membaca. Chao

 

 

Priska J.R. Siagian

Bandar Korea

 

PS: Bigbang 4th mini album!recommended! favorite songs: Tonight and Somebody to Love.

 

“Most creative weapon” award goes to

Setelah lama tak bersuo, akhirnya saya melakukan post kedua. Untuk tema post kedua ini, yang akan saya bicarakan adalah tentang “senjata paling kreatif”. Dan menurut saya senjata yang paling kreatif adalah…..BLACK BEAUTY!!!!

Apa itu Black Beauty? Black Beauty adalah mobil sekaligus senjata di film “The Green Hornet” yang diciptakan oleh tokoh yang diperankan oleh koko Jay Chou.  Mengapa saya menganggap black beauty merupakan senjata paling kreatif? Alasannya adalah karena Black Beauty itu multifunction. Hahaha. Selain bisa dijadikan senjata yang uber cool (ada berpuluh-puluh jenis senjata di dalamnya, ada machine gun, laser, etc) terus bisa hilang lagi, bisa relaksasi lagi di mobilnya dengan cara minum-minum sambil denger music klasik. Black Beauty itu juga merupakan mobil classic yang keren parah. Apalagi warnanya adalah hitam dengan aksen hijau. Makin suka saya sama Black Beauty (soalnya saya suka warna hijau dan hitam). Hahaha. Ga penting sih memang alasan yang terakhir.

Terus mungkin anda bertanya-bertanya, kenapa tidak pilih batmobile saja sebagai senjata yang paling kreatif? Toh, sama-sama multifunction dan berwarna hitam. Sekedar info, bahwa batmobile itu mobilnya Batman.

Saya memilih Black Beauty dibandingkan Batmobile soalnya…..saya lebih suka baju yang dipakai Jay Chou daripada Batman dan nama Black Beauty terdengar lebih elit daripada Batmobile. #makingapenting. Sekian dan terima kasih.

Priska J.R. Siagian

Bandar korea

The Interpretation of Priska Jane Roskilde Siagian

Annyonghaseo yeoreobun, this is the first post of my blog. Hooray! Oke, untuk first post, saya akan mencoba menjelaskan arti dari nama saya secara kreatif dan unik. Hahahaha. Tapi sebelumnya, apakah anda-anda sekalian tidak penasaran dengan arti dibalik alamat blog ini, which is http://www.dontcallmejane.wordpress.com?

Yah, mau tidak mau, walaupun anda-anda sekalian tidak penasaran, anda harus menikmati bacotan saya yang berasal dari pengalaman pribadi ini. Fufufu *evil laugh.

Bagaimanakah anda melafalkan kata “jane” dalam “dontcallmejane”? Apakah A. jein atau B. ja-ne (baca dengan bahasa Indonesia dengan pelafalan a seperti “alpha” dan pelafalan e seperti “emerald”). Jika anda membacanya dengan pilihan A, maka anda tidak memiliki masalah dan sudah terlatih menggunakan bahasa inggris sejak kecil. Saya doakan nilai TOELF anda tinggi. Amin. Tp bila anda sekalian membacanya dengan pilihan B, yak saudara-saudara, judul blog saya tersebut saya tujukan untuk anda. Ya, anda yang sedang membaca blog ini, grahhhh. *jadi emosi mengingat masa lalu.

Berhubungan dengan topik arti nama saya, judul blog saya pun terinspirasi dengan arti nama saya. Nama saya sendiri adalah “Priska Jane Roskilde Siagian”. Seharusnya saya menjelaskan arti nama saya yang pertama which is Priska terlebih dahulu, tetapi berhubung saya geregetan dengan judul blog saya, maka saya akan menjelaskan nama saya yg kedua terlebih dahulu yaitu “Jane”. Yah, mami saya memberikan nama Jane karena saya lahir pada bulan Januari (January). Simple bukan? Mami saya memang tidak kreatif. Saya memiliki 2 saudara lainnya (kakak dan adik perempuan) dan semua diberi nama yang terinspirasi dari bulan kelahiran kami. Kakak saya bernama Junita (lahir bulan Juni) dan adik saya bernama Febri (lahir bulan Februari). Tetapi, sejak SMP, kakak saya mengubah namanya menjadi Yunita (terkesan lebih elit daripada Junita memang). Alasannya? Karena dia selalu dipanggil “Junet” (memang kedengarannya seperti mbak-mbak yang jaga rumah=pembokat=pembantu) dan disama-samakan dengan Syahrul Gunawan yang berperan sebagai Jun, bocah ganteng dengan rambut belah tengah asoy geboy di sinetron paling mutakhir di zamannya yaitu “Jin dan Jun”. Ditambah lagi, sewaktu SMP, kakak saya memiliki potongan rambut yang sungguh identik dengan potongan rambut Syahrul Gunawan di sinetron tersebut.  hahahaha *maafkan saya kak sudah membongkar aibmu.

Terus, ada masalah apa dengan nama Jane? Sebenarnya, kalau anda membacanya sama seperti membaca nama tokoh Kristen Dunst di film Spiderman which is “Mary Jane”, yes, that Jane, the name won’t be an issue. Tapi masalahnya adalah….eng ing eng, kita tinggal di Indonesia yang kadang tidak bisa membedakan mana yang harus dibaca dengan pelafalan Indonesia dan mana yang harus dibaca dengan pelafalan bahasa asing. Booooooo! Jadi segala keaiban ini dimulai dari SMP yang setiap guru suka memanggil murid dari daftar absen di kelas. Entah mengapa, guru-guru saya itu sangat suka memanggil dengan nama lengkap. Masalahnya dimulai ketika guru memanggil nama saya.

Guru: “Priska….Priska Ja-Ne Roskilde Siagian…”

Attention: Guru saya membaca dengan pelafalan B tadi, yaitu pelafalan yang salah dan dibaca benar-benar secara Indonesia.

Otomatis saya langsung memperbaiki pelafalan guru saya tersebut. Tapi apa daya, berhubung saya tinggal di Medan dan semua guru-guru saya hamper semua orang batak, maka dengan sangat sukses nama saya yang seharusnya keren itu jadi aib sejagad raya. Masih terngiang di otak saya bagaimana mereka menyebut nama saya itu dengan logak batak mereka yang super kental mantap luar biasa dasyat dan bombastis tersebut (BGM: Masih terngiang di telingaku, by Ikke Nurjanah. *eeeaak jempol naik dan bergoyang).

Yah, berkat guru-guru tercinta saya itu, bukan hanya guru SMP, bahkan guru SMA, nama Jane (baca:jein) berubah menjadi Jane( baca:ja-ne). Bahkan guru-guru bahasa inggris pun tetap membacanya dengan Ja-ne tetapi dengan sedikit logat bahasa inggris yang sungguh dipaksakan (baca: Jah-neih). Total fail semua guru. *huhuhu , sungguh desperate sekali.Jane dalam don’t call me Jane harus dibaca dengan pelafalan ja-ne. So, don’t call me Ja-ne, that’s not my name. (BGM: That’s not my name, by The Ting Tings).

Enough with Jane, mari kita membahas nama saya yang pertama saya, yaitu Priska. Usut punya usut nama Priska itu berasal dari Kitab Suci. Berikut pembicaraan saya dengan mami saya ketika saya menanyakan asal muasal nama saya.

Saya       : Mi, nama Priska itu diambil dari mana sih?

Mami    : Dari Alkitab tuh.

Saya       : Oh ya, kitab apa? Pasal berapa? Ayat berapa?

Mami    : Oh..gatau tuh. Pokoknya habis mami ngelahirin kamu, mami kan baca alkitab dirumah sakit, trus ada deh nama Priska. Yaudah, kayaknya bagus, mami pake aja buat namamu.

Oh sedihnya, ternyata saya dilahirkan tanpa adanya persiapan nama sekalipun. Huhuhu. Nama saya Priska hanya berasal dari iseng-iseng baca alkitab setelah melahirkan dan asal ngambil. Tetapi saya masih beruntung, mami saya iseng-iseng baca alkitab, coba mami saya iseng-iseng baca yang lain, bisa berabe urusannyaa. Fufufufu. *evil thought

Mendengar nama saya berasal dari Alkitab, tentu saya sangat penasaran dengan tokoh Priska tersebut di alkitab. Apakah dia orang penting? Kalau ternyata iya, tentu saya merasa agak keren dong. Naik derajat kereligiusan nama saya. Hahahaha. *nyampah sekali saya ini.

Tapi, bagaimana caranya saya mencari nama saya yang cuma seiprit itu di Alkitab yang tebal itu? Ternyata, Tuhan memang mendengarkan umatnya yang tidak pantang menyerah. *religius mode: on.

Suatu hari ketika saya sedang sekolah Minggu, pembacaan alkitab pada hari tersebut berasal dari 2 Timotius 4: 9-22. *marilah saudara-saudaraku sekalian, kita buka kitab suci dan berdoa sebelum membacanya.

Ternyata, di ayat yang ke 19, ada tertulis nama Priska. Pada saat itu, saya yang masih anak kecil ga penting pun merasa kaget, haru, trenyuh, dan bangga karena akhirnya Tuhan menunjukkan saya jalan untuk menemukan nama saya di Alkitab. (BGM: suara yang biasa muncul di pilem-pilem atau drama-drama ketika malaikat turun ke bumi atau ada cahaya dari surga gitu deh. Trililililili…tring…tring).

Saya super excited. Oleh karena itu saya membaca lagi dari awal tentang kisah bacaan pada hari itu. Saya sungguh penasaran, tokoh seperti apakah Priska itu. Apakah dia tokoh keren seperti yang saya bayangkan? Saya baca lagi, lagi, dan lagi. Kemudian saya langsung merasa kecewa. Impian saya menjadi agak keren sedikit karena nama saya pun padam. Ternyata Priska hanyalah orang “sambil lewat” di alkitab. Impian seorang anak kecil polos pun hancur begitu saja (BGM: Dream Is Collapsing, OST Inception).

Berikut saya kutip dari 2 Timotius 4:19,

“Salam kepada Priska dan Akwila dan kepada keluarga Onesiforus.”

Ya benar sekali saudara-saudara, Priska hanyalah seseorang yang dititipin salam. Nyeehhh. Apa-apaan ini?! Tapi ya sudahlah, masih beruntung saya dikasih nama Priska, daripada saya dikasih nama Onesiforus yang ada di ayat yang sama. Entah kenapa kata Onesiforus itu terdengar seperti nama penyakit kelamin. Nyahahaha. *maafkan saya ya Tuhan, saya khilaf.

Nama Priska ini sudah bermutasi menjadi nama-nama lain di berbagai tempat. Contohnya saja ketika saya memesan makanan lewat jasa delivery atau memesan tiket travel, walaupun saya menyebutkan nama saya Priska, tetap saja mereka menuliskan nama yang lain. Berikut daftar hasil mutasi dari nama saya:

Mc. Donald                         : Mbak Chika

Hoka-hoka bento             : Mbak Riska

Pizza Hut Setiabudi         : Mbak Ika

KFC                                       : Mbak Riska

Xtrans Travel                    : Mbak Friska

Etc

Sejauh ini, yang paling mendekati adalah Xtrans Travel. Mungkin petugas Xtrans itu berpikir saya adalah orang sunda yang tidak bisa bilang “F” dan malah menyebut “P”. Tenang mas, mbak, nama saya memang dimulai dari P bukan F. Saya bisa bilang “F” kok mas. Mas pitnah kalo mengira saya tidak bisa bilang “F”. Pitnah itu mas, pitnah!!!!

Kemudian nama saya yang ketiga adalah Roskilde. Merasa anda baru pertama kalinya mendengar nama ini dan terasa janggal? Hahahaha. Yang ini memang agak keren. Fufufufu. Roskilde diambil dari sebuah kota kecil di Negara Denmark yaitu kota “Roskilde”.

Nah, ini nih kota Roskilde (titik merah) di peta negara Denmark:

Ini kota Roskildenya. note: Kota Roskilde terkenal dengan Music Festivalnya.

ini gambar suasana music festivalnya.

Ketika mami saya sedang mengandung saya, mami saya sedang melakukan tugas studi banding dari tempat bekerjanya di Roskilde, Denmark. Sampai sekarang saya masih menyesali mengapa mami saya tidak melahirkan saya disana. Padahal katanya mami saya sudah hamil besar ketika disana. Tinggal tunggu beberapa bulan saja, mami saya akan membrojolkan saya disana. Huhuhuhu. Kesempatan langka jadi hilang deh.

Berkat nama Rokilde ini, account Facebook saya sering di add oleh bule-bule. Nyahahahaha. Mengapa eh mengapa (minuman itu haram….eaak, dangdutan dulu sekelak. *joged-joged)? Ternyata eh ternyata, bule-bule yang suka nge-add account saya tersebut berasal dari Denmark, terutama kota Roskilde, ataupun dari negara-negara di Eropa lainnya. Mereka melakukan search dengan key word Roskilde dan account saya muncul. Hahaha. Apalagi mereka lihat nama saya ada kata Jane (tentu bule-bule tersebut melafalkannya dengan benar, secara mereka bule. Good job, bules!). Nama ini cukup memberikan keuntungan bagi saya. Oh yeahh.

Yang terakhir adalah Siagian. Dengan bangga saya mengatakan, bahwa saya orang batak dan itu adalah marga saya. Ohh yeaaahhh. Untuk perempuan, istilah marga berubah menjadi boru (one point lesson from bataknese). Tentu saya bangga dengan marga saya, terutama suku saya walaupun akhir-akhir ini ada beberapa tokoh batak di Indonesia yang memalukan suku Batak. Yasudahlah, anggap saja mereka produk gagal alias defect. Anyway,saya sendiri tidak tahu arti Siagian ini apa. Yang pasti nama Siagian ini berasal dari raja batak pada zaman dahulu yang bernama Siagian. Kemudian seluruh keturunannya diberi nama akhir Siagian. Maka jadi deh marga Siagian. Beberapa saat yang lalu, saya googling tentang Siagian, manatau ada arti dari Siagian tersebut. Eh, tau-taunya saya malah menemukan www.siagian.net. Wuaooooo. Keren sekali. Perkumpulan Siagian go online loh geng. Sungguh saya merasa keren menjadi seorang Siagian. www.siagian.net merupakan website online yang tercipta dari perkumpulan Siagian atau disebut Punguan Raja Siagian (punguan itu sama seperti perkumpulan, one point lesson from bataknese). Kalau mau tau lebih lanjut tentang siagian, iseng-iseng aja buka www.siagian.net.  Sekalian bisa belajar sejarah batak loh. Aduhh, saya masih mesem-mesem sendiri karena bangga. Hahahahaha.

Maaf, saya tidak bisa menyediakan gambar yang berkaitan dengan siagian. ketika saya googling untuk gambar siagian, yang muncul adalah second runner up Indonesian idol yang  season kedua yaitu Firman Siagian. dia sekarang vokalis the Fly loh (menggantikan Be’jah) dan ganti nama jadi Gian. Sungguh saya terharu dia bangga sekali dengan Siagian. Sampai dia ganti nama jadi Gian. nyahahahahaha. buat kamu ito, dengan semangat Siagian-mu, saya promosikan wajah anda di blog saya. nyahahahaha uh yeahh.

“ito, ayo lain kali kita facial bareng-bareng. hahahaha”

Jadi mari kita rangkum arti dari “Priska Jane Roskilde Siagian”:

“orang yang dititipin salam dan lahir pada bulan Januari kemudian nyaris lahir di kota Roskilde dan bersaudarakan second runner up Indonesian Idol season dua”.

Mungkin itu sedikit yang bisa saya ceritakan tentang arti nama saya (sedikit?!!!! Sedikit kamu bilang?!!! Kyaaaa…plak buk plak, suara teman-teman saya yang saya paksa baca blog saya kemudian mukulin saya karena muak baca bacotan saya. Maaf geng. Hahahaha.)

Note: ito=panggilan cewe ke cowo, and vice versa apabila marganya sama “kalo ga salah sih. maap-maap aje nih kalo ada yang salah” (BGM: sorry sorry, by Super Junior)

Buat yang tau Suju, nyadar ga ada Kibum di ujung paling kiri? kyaaaaaaaaa.. Kibum jjang!

So this is the end of the first post, see ya in the next post. Hope you guys will read the upcoming posts. Hahaha. I’ll make those even funnier. I hope so *cross finger. See yaaaa. Annyong…..

Priska Jane Roskilde Siagian

-dealer Korea-

Note : BGM=Background Music