The Interpretation of Priska Jane Roskilde Siagian

Annyonghaseo yeoreobun, this is the first post of my blog. Hooray! Oke, untuk first post, saya akan mencoba menjelaskan arti dari nama saya secara kreatif dan unik. Hahahaha. Tapi sebelumnya, apakah anda-anda sekalian tidak penasaran dengan arti dibalik alamat blog ini, which is http://www.dontcallmejane.wordpress.com?

Yah, mau tidak mau, walaupun anda-anda sekalian tidak penasaran, anda harus menikmati bacotan saya yang berasal dari pengalaman pribadi ini. Fufufu *evil laugh.

Bagaimanakah anda melafalkan kata “jane” dalam “dontcallmejane”? Apakah A. jein atau B. ja-ne (baca dengan bahasa Indonesia dengan pelafalan a seperti “alpha” dan pelafalan e seperti “emerald”). Jika anda membacanya dengan pilihan A, maka anda tidak memiliki masalah dan sudah terlatih menggunakan bahasa inggris sejak kecil. Saya doakan nilai TOELF anda tinggi. Amin. Tp bila anda sekalian membacanya dengan pilihan B, yak saudara-saudara, judul blog saya tersebut saya tujukan untuk anda. Ya, anda yang sedang membaca blog ini, grahhhh. *jadi emosi mengingat masa lalu.

Berhubungan dengan topik arti nama saya, judul blog saya pun terinspirasi dengan arti nama saya. Nama saya sendiri adalah “Priska Jane Roskilde Siagian”. Seharusnya saya menjelaskan arti nama saya yang pertama which is Priska terlebih dahulu, tetapi berhubung saya geregetan dengan judul blog saya, maka saya akan menjelaskan nama saya yg kedua terlebih dahulu yaitu “Jane”. Yah, mami saya memberikan nama Jane karena saya lahir pada bulan Januari (January). Simple bukan? Mami saya memang tidak kreatif. Saya memiliki 2 saudara lainnya (kakak dan adik perempuan) dan semua diberi nama yang terinspirasi dari bulan kelahiran kami. Kakak saya bernama Junita (lahir bulan Juni) dan adik saya bernama Febri (lahir bulan Februari). Tetapi, sejak SMP, kakak saya mengubah namanya menjadi Yunita (terkesan lebih elit daripada Junita memang). Alasannya? Karena dia selalu dipanggil “Junet” (memang kedengarannya seperti mbak-mbak yang jaga rumah=pembokat=pembantu) dan disama-samakan dengan Syahrul Gunawan yang berperan sebagai Jun, bocah ganteng dengan rambut belah tengah asoy geboy di sinetron paling mutakhir di zamannya yaitu “Jin dan Jun”. Ditambah lagi, sewaktu SMP, kakak saya memiliki potongan rambut yang sungguh identik dengan potongan rambut Syahrul Gunawan di sinetron tersebut.  hahahaha *maafkan saya kak sudah membongkar aibmu.

Terus, ada masalah apa dengan nama Jane? Sebenarnya, kalau anda membacanya sama seperti membaca nama tokoh Kristen Dunst di film Spiderman which is “Mary Jane”, yes, that Jane, the name won’t be an issue. Tapi masalahnya adalah….eng ing eng, kita tinggal di Indonesia yang kadang tidak bisa membedakan mana yang harus dibaca dengan pelafalan Indonesia dan mana yang harus dibaca dengan pelafalan bahasa asing. Booooooo! Jadi segala keaiban ini dimulai dari SMP yang setiap guru suka memanggil murid dari daftar absen di kelas. Entah mengapa, guru-guru saya itu sangat suka memanggil dengan nama lengkap. Masalahnya dimulai ketika guru memanggil nama saya.

Guru: “Priska….Priska Ja-Ne Roskilde Siagian…”

Attention: Guru saya membaca dengan pelafalan B tadi, yaitu pelafalan yang salah dan dibaca benar-benar secara Indonesia.

Otomatis saya langsung memperbaiki pelafalan guru saya tersebut. Tapi apa daya, berhubung saya tinggal di Medan dan semua guru-guru saya hamper semua orang batak, maka dengan sangat sukses nama saya yang seharusnya keren itu jadi aib sejagad raya. Masih terngiang di otak saya bagaimana mereka menyebut nama saya itu dengan logak batak mereka yang super kental mantap luar biasa dasyat dan bombastis tersebut (BGM: Masih terngiang di telingaku, by Ikke Nurjanah. *eeeaak jempol naik dan bergoyang).

Yah, berkat guru-guru tercinta saya itu, bukan hanya guru SMP, bahkan guru SMA, nama Jane (baca:jein) berubah menjadi Jane( baca:ja-ne). Bahkan guru-guru bahasa inggris pun tetap membacanya dengan Ja-ne tetapi dengan sedikit logat bahasa inggris yang sungguh dipaksakan (baca: Jah-neih). Total fail semua guru. *huhuhu , sungguh desperate sekali.Jane dalam don’t call me Jane harus dibaca dengan pelafalan ja-ne. So, don’t call me Ja-ne, that’s not my name. (BGM: That’s not my name, by The Ting Tings).

Enough with Jane, mari kita membahas nama saya yang pertama saya, yaitu Priska. Usut punya usut nama Priska itu berasal dari Kitab Suci. Berikut pembicaraan saya dengan mami saya ketika saya menanyakan asal muasal nama saya.

Saya       : Mi, nama Priska itu diambil dari mana sih?

Mami    : Dari Alkitab tuh.

Saya       : Oh ya, kitab apa? Pasal berapa? Ayat berapa?

Mami    : Oh..gatau tuh. Pokoknya habis mami ngelahirin kamu, mami kan baca alkitab dirumah sakit, trus ada deh nama Priska. Yaudah, kayaknya bagus, mami pake aja buat namamu.

Oh sedihnya, ternyata saya dilahirkan tanpa adanya persiapan nama sekalipun. Huhuhu. Nama saya Priska hanya berasal dari iseng-iseng baca alkitab setelah melahirkan dan asal ngambil. Tetapi saya masih beruntung, mami saya iseng-iseng baca alkitab, coba mami saya iseng-iseng baca yang lain, bisa berabe urusannyaa. Fufufufu. *evil thought

Mendengar nama saya berasal dari Alkitab, tentu saya sangat penasaran dengan tokoh Priska tersebut di alkitab. Apakah dia orang penting? Kalau ternyata iya, tentu saya merasa agak keren dong. Naik derajat kereligiusan nama saya. Hahahaha. *nyampah sekali saya ini.

Tapi, bagaimana caranya saya mencari nama saya yang cuma seiprit itu di Alkitab yang tebal itu? Ternyata, Tuhan memang mendengarkan umatnya yang tidak pantang menyerah. *religius mode: on.

Suatu hari ketika saya sedang sekolah Minggu, pembacaan alkitab pada hari tersebut berasal dari 2 Timotius 4: 9-22. *marilah saudara-saudaraku sekalian, kita buka kitab suci dan berdoa sebelum membacanya.

Ternyata, di ayat yang ke 19, ada tertulis nama Priska. Pada saat itu, saya yang masih anak kecil ga penting pun merasa kaget, haru, trenyuh, dan bangga karena akhirnya Tuhan menunjukkan saya jalan untuk menemukan nama saya di Alkitab. (BGM: suara yang biasa muncul di pilem-pilem atau drama-drama ketika malaikat turun ke bumi atau ada cahaya dari surga gitu deh. Trililililili…tring…tring).

Saya super excited. Oleh karena itu saya membaca lagi dari awal tentang kisah bacaan pada hari itu. Saya sungguh penasaran, tokoh seperti apakah Priska itu. Apakah dia tokoh keren seperti yang saya bayangkan? Saya baca lagi, lagi, dan lagi. Kemudian saya langsung merasa kecewa. Impian saya menjadi agak keren sedikit karena nama saya pun padam. Ternyata Priska hanyalah orang “sambil lewat” di alkitab. Impian seorang anak kecil polos pun hancur begitu saja (BGM: Dream Is Collapsing, OST Inception).

Berikut saya kutip dari 2 Timotius 4:19,

“Salam kepada Priska dan Akwila dan kepada keluarga Onesiforus.”

Ya benar sekali saudara-saudara, Priska hanyalah seseorang yang dititipin salam. Nyeehhh. Apa-apaan ini?! Tapi ya sudahlah, masih beruntung saya dikasih nama Priska, daripada saya dikasih nama Onesiforus yang ada di ayat yang sama. Entah kenapa kata Onesiforus itu terdengar seperti nama penyakit kelamin. Nyahahaha. *maafkan saya ya Tuhan, saya khilaf.

Nama Priska ini sudah bermutasi menjadi nama-nama lain di berbagai tempat. Contohnya saja ketika saya memesan makanan lewat jasa delivery atau memesan tiket travel, walaupun saya menyebutkan nama saya Priska, tetap saja mereka menuliskan nama yang lain. Berikut daftar hasil mutasi dari nama saya:

Mc. Donald                         : Mbak Chika

Hoka-hoka bento             : Mbak Riska

Pizza Hut Setiabudi         : Mbak Ika

KFC                                       : Mbak Riska

Xtrans Travel                    : Mbak Friska

Etc

Sejauh ini, yang paling mendekati adalah Xtrans Travel. Mungkin petugas Xtrans itu berpikir saya adalah orang sunda yang tidak bisa bilang “F” dan malah menyebut “P”. Tenang mas, mbak, nama saya memang dimulai dari P bukan F. Saya bisa bilang “F” kok mas. Mas pitnah kalo mengira saya tidak bisa bilang “F”. Pitnah itu mas, pitnah!!!!

Kemudian nama saya yang ketiga adalah Roskilde. Merasa anda baru pertama kalinya mendengar nama ini dan terasa janggal? Hahahaha. Yang ini memang agak keren. Fufufufu. Roskilde diambil dari sebuah kota kecil di Negara Denmark yaitu kota “Roskilde”.

Nah, ini nih kota Roskilde (titik merah) di peta negara Denmark:

Ini kota Roskildenya. note: Kota Roskilde terkenal dengan Music Festivalnya.

ini gambar suasana music festivalnya.

Ketika mami saya sedang mengandung saya, mami saya sedang melakukan tugas studi banding dari tempat bekerjanya di Roskilde, Denmark. Sampai sekarang saya masih menyesali mengapa mami saya tidak melahirkan saya disana. Padahal katanya mami saya sudah hamil besar ketika disana. Tinggal tunggu beberapa bulan saja, mami saya akan membrojolkan saya disana. Huhuhuhu. Kesempatan langka jadi hilang deh.

Berkat nama Rokilde ini, account Facebook saya sering di add oleh bule-bule. Nyahahahaha. Mengapa eh mengapa (minuman itu haram….eaak, dangdutan dulu sekelak. *joged-joged)? Ternyata eh ternyata, bule-bule yang suka nge-add account saya tersebut berasal dari Denmark, terutama kota Roskilde, ataupun dari negara-negara di Eropa lainnya. Mereka melakukan search dengan key word Roskilde dan account saya muncul. Hahaha. Apalagi mereka lihat nama saya ada kata Jane (tentu bule-bule tersebut melafalkannya dengan benar, secara mereka bule. Good job, bules!). Nama ini cukup memberikan keuntungan bagi saya. Oh yeahh.

Yang terakhir adalah Siagian. Dengan bangga saya mengatakan, bahwa saya orang batak dan itu adalah marga saya. Ohh yeaaahhh. Untuk perempuan, istilah marga berubah menjadi boru (one point lesson from bataknese). Tentu saya bangga dengan marga saya, terutama suku saya walaupun akhir-akhir ini ada beberapa tokoh batak di Indonesia yang memalukan suku Batak. Yasudahlah, anggap saja mereka produk gagal alias defect. Anyway,saya sendiri tidak tahu arti Siagian ini apa. Yang pasti nama Siagian ini berasal dari raja batak pada zaman dahulu yang bernama Siagian. Kemudian seluruh keturunannya diberi nama akhir Siagian. Maka jadi deh marga Siagian. Beberapa saat yang lalu, saya googling tentang Siagian, manatau ada arti dari Siagian tersebut. Eh, tau-taunya saya malah menemukan www.siagian.net. Wuaooooo. Keren sekali. Perkumpulan Siagian go online loh geng. Sungguh saya merasa keren menjadi seorang Siagian. www.siagian.net merupakan website online yang tercipta dari perkumpulan Siagian atau disebut Punguan Raja Siagian (punguan itu sama seperti perkumpulan, one point lesson from bataknese). Kalau mau tau lebih lanjut tentang siagian, iseng-iseng aja buka www.siagian.net.  Sekalian bisa belajar sejarah batak loh. Aduhh, saya masih mesem-mesem sendiri karena bangga. Hahahahaha.

Maaf, saya tidak bisa menyediakan gambar yang berkaitan dengan siagian. ketika saya googling untuk gambar siagian, yang muncul adalah second runner up Indonesian idol yang  season kedua yaitu Firman Siagian. dia sekarang vokalis the Fly loh (menggantikan Be’jah) dan ganti nama jadi Gian. Sungguh saya terharu dia bangga sekali dengan Siagian. Sampai dia ganti nama jadi Gian. nyahahahahaha. buat kamu ito, dengan semangat Siagian-mu, saya promosikan wajah anda di blog saya. nyahahahaha uh yeahh.

“ito, ayo lain kali kita facial bareng-bareng. hahahaha”

Jadi mari kita rangkum arti dari “Priska Jane Roskilde Siagian”:

“orang yang dititipin salam dan lahir pada bulan Januari kemudian nyaris lahir di kota Roskilde dan bersaudarakan second runner up Indonesian Idol season dua”.

Mungkin itu sedikit yang bisa saya ceritakan tentang arti nama saya (sedikit?!!!! Sedikit kamu bilang?!!! Kyaaaa…plak buk plak, suara teman-teman saya yang saya paksa baca blog saya kemudian mukulin saya karena muak baca bacotan saya. Maaf geng. Hahahaha.)

Note: ito=panggilan cewe ke cowo, and vice versa apabila marganya sama “kalo ga salah sih. maap-maap aje nih kalo ada yang salah” (BGM: sorry sorry, by Super Junior)

Buat yang tau Suju, nyadar ga ada Kibum di ujung paling kiri? kyaaaaaaaaa.. Kibum jjang!

So this is the end of the first post, see ya in the next post. Hope you guys will read the upcoming posts. Hahaha. I’ll make those even funnier. I hope so *cross finger. See yaaaa. Annyong…..

Priska Jane Roskilde Siagian

-dealer Korea-

Note : BGM=Background Music

Advertisements

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Newer entries »